Kenali Tanda-Tanda Keuangan Anda Sedang Bermasalah
Bagi orang yang tidak dapat mengelola keuangan dengan baik, mungkin sekarang masih aman-aman saja, namun kedepannya bisa jadi bom yang tiba-tiba meledak dan menyebabkan beragam masalah bagi Anda. Sehingga harus diwaspadai, paling tidak penting bagi Anda untuk mengenali gejala atau tanda-tanda bahwa sebenarnya kondisi keuangan sedang bermasalah, jadi bisa ambil keputusan yang tepat untuk menyelesaikannya.
Berikut ini ada beberapa tanda atau gejala bahwa kondisi financial Anda sedang bermasalah, yaitu:
- Memiliki utang yang lebih dari 30 persen penghasilan, prosentase hutang ideal sebenarnya tidak lebih dari 30 persen, karena bisa mempengaruhi kondisi keuangan lain. Apalagi sebenarnya pengeluaran hidup juga banyak dan akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya usia, untuk itu wajib diwaspadai.
- Terbiasa gali lubang tutup lubang, ini adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kebiasaan seseorang yang suka ambil hutang atau pinjaman yang nantinya akan dipakai untuk menutup hutang yang lain, lama kelamaan jumlah hutang jadi semakin banyak, serta artinya Anda sudah tidak mampu untuk mengatasi kondisi keuangan tersebut.
- Pengajuan kredit ditolak oleh bank, pada dasarnya bank sendiri punya berbagai cara untuk menilai apakah calon debitur tersebut layak untuk diberikan pinjaman ataukah tidak, termasuk diantaranya dengan melihat SLIK OJK mereka atau history kredit, jika memang bermasalah otomatis pengajuan pinjaman Anda juga akan ditolak bukan.
- Kartu kredit overlimit, bagi yang menggunakan produk kartu kredit sendiri sebenarnya juga sudah ada tanda-tanda yang diberikan, tak lain adalah ketika kartu Anda tersebut sudah overlimit, yaitu sudah terlalu sering digunakan, bahkan kemungkinan Ada juga belum melunasi hutang yang sebelumnya, sehingga mengalami masalah tersebut.
Keuangan yang sudah bermasalah semacam ini pastinya tidak boleh Anda sepelekan, harus diatasi agar nantinya tidak bertambah semakin buruk. Karena jika dibiarkan berlarut-larut bisa saja nantinya akan menyebabkan keluarga jatuh bangkrut. Anda harus mulai melakukan evaluasi dan memperbaiki financial tersebut, selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan menambah income atau meningkatkan penghasilan agar bisa dipakai untuk membayar hutang.